Jambore Nasional Komando Pasukan KEP


Mojokerto, 12/08/17  Dalam rangka meningkatkan mentalitas, kedisiplinan dan jiwa patriotis 

untuk mengoptimalisasi kemandirian organisasi Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas Bumi Dan Umum mengadakan jambore nasional Komando pasukan KEP / KOPASKEP.

Demikian disampaikan Sunandar, SH ketua umum DPP FSP KEP dalam sambutan pembukaan Jabore Nasional KOPASKEP.

Disampaikan juga oleh Sunandar,  SH, KOPASKEP Sebagai representasi gerakan buruh dari seluruh Indonesia peleburan Barisan Bela Buruh, Green Force, Laskar Independence, Laskar Pekerja dan meleburkan diri menjadi wadah KOPASKEP, wadah underbow organisasi harus mengawal semua kegiatan organisasi.

Sebagai momen lahirnya satu wadah organisasi maka pada kesempatan ini diadakan Jambore Nasional ke-1 di Batalyon Infanteri para raider 503 Mojokerto.

Dengan harapan dan impian kedepan semoga organisasi FSP KEP KSPI kedepan akan dapat mengawal dan membesarkan organisasi dengan semangat dan semboyan cerdas, militan, bertanggungjawab.

salam DPS.

Khalifah Umar Ra dan Burung Pipit

Khalifah Umar suatu saat berjalan di kota Madinah. Dilihatnya Seorang Anak kecil sedang Mempermainkan Seekor Burung Pipit. Khalifah Umar Muncul ibanya melihat si burung itu, lalu Membelinya & Melepaskannya Ke Angkasa. 

Ketika Khalifah Umar Wafat, Salah seorang Ulama Terkenal Bertemu Beliau dalam Mimpinya.

“Apa Kabar wahai Amirul Mukminin ?” tanya sang ulama.

“Apa yang telah Dilakukan ALLAH atas Dirimu..?”

“ALLAH telah Mengampuni ku & Melewatkan Segala Dosaku”.

“Apa Sebabnya..?

Apa Karena Kedermawanan Mu.. ?Keadilanmu…?

Atau karena Zuhud Mu yang Membuat Mu Acuh tak Acuh terhadap Dunia..?”

Khalifah Umar Menggeleng. Katanya kemudian, “Ketika Kalian Menguburkanku dan Menutupiku dg Tanah Serta Meninggalkanku Sendiri, datang 2 Malaikat yg Menakutkanku. Akalku hilang, Gemetar Sendi2 Tulangku, 2 Malaikat itu Mengambilku dan Mendudukkanku, Hendak Menanyaiku. Tapi tiba-tiba Muncul Suara tanpa Sosok yg Menghardik keduanya.

“Tinggalkan hamba-Ku ini, Jangan kalian takut-takuti. Aku menyayanginya dan segala Dosanya telah Kuampuni, karena Dia telah menyayangi seekor burung Pipit di Dunia. Pahalanya, Kusayangi dia di akhiratnya.”

Subhanallah… Menyayangi Hewan saja Pahalanya seperti itu, apalagi menyayangi Manusia.

Orang Sombong Tidak Akan Membaca Ini….

wpid-img_20150319_210513.jpgKisah yang diceritakan oleh seorang Hamba ALLAH tentang mimpi Seorang Wali di Pekuburan. Di dalam mimpi, wali itu melihat roh ahli-ahli kubur sedang mengais-ngais rumput seperti mencari sesuatu.

Tetiba beliau terlihat ada seorang roh ahli kubur yg sudah berusia tua duduk istirahat di atas kuburnya sendiri. Beliau memutuskan untuk bertanya kepada roh orang tua tersebut.

Wali :
Paman, kenapa paman sedang duduk istirahat dengan tenang, sedangkan ramai ahli kubur yg lain sedang mengais-gais rumput di situ?

Roh Org tua:
Jikalau kau mau tahu jawabannya, esok kau pergi ke pasar dan cari penjual daging yg masih muda di situ. Penjual daging itu adalah anakku sendiri.

Wali tersebut lalu beranjak dari situ dan terjaga dari mimpinya, Keesokan harinya Wali itu mencari penjual daging yang masih muda tersebut di pasar. Setelah ketemu beliau hanya memperhatikan dari jauh kelakuan penjual daging tersebut. Selepas penjual daging tersebut menjual dagingnya, dia sambung membaca Al Qur’an. Wali tadi terkejut lalu mengambil keputusan untuk menjumpai pemuda tersebut.

Wali:
Assalammualaikum anak muda, saya ada beberapa pertanyaan untuk anak muda.

Penjual daging:
Waalaikumsalam, ya boleh. Apakah pertanyaan itu?

Wali:
Adakah kamu mempunyai seorang ahli keluarga yang meninggal dunia yang di kubur di kampung ini?

Penjual daging:
Ya ada. Itu adalah Ayahku.

Wali:
Aku ada melihat Roh ayahmu dalam mimpiku. Beliau tenang disana. Apa yg kau lakukan untuk ayahmu wahai anak muda?

Penjual daging:
Aku membaca Al-Qur’an dan aku berdoa kepada Allah… Jika bacaanku itu terdapat pahalanya, aku sedekahkannya untuk ayahku.

* Iktibar dari Kisah ini
Kenapa Roh ahli kubur yang lain sedang mengais-gais rumput di situ?

*Jawabannya,
Mereka sedang mencari percikan-percikan doa yang didoakan oleh orang ramai dan lafaz “Ala kulli muslimin wal muslimat, wal mukminin wal mukminat”. Mengapa roh orang tua itu hanya duduk istirahat, adalah karena doa anaknya yang selalu dikhususkan untuknya.

Pesan:
Perbanyaklah berdoa untuk kedua orang tua dan saudara kita yang sudah tiada untuk kesenangan mereka di alam barzakh. Doa seorang anak akan terus sampai kepada ibu bapaknya, terutama anak laki-laki yang mana syurganya di bawah ridho ibunya…. Kemudian laksanakan 7 Sunnah Nabi Muhammad SAW :

Pertama:
Solat Tahajjud.
Karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada sholat tahajjudnya. Doanya pasti akan mudah terkabul dan membuat kita semakin dekat dengan Allah SWT

Kedua:
Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari. Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, kita membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh penahaman. Paling tidak jika sesibuk manapun kita, bacalah ayat 3Qul, atau ayat qursi.

Ketiga:
Pergilah ke masjid (Khususnya di waktu subuh). Sebelum melangkahkan kaki kemanapun, langkahkan kaki ke masjid dahulu, karena masjid merupakan pusat keberkahan, bukan karena panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang mencari orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah SWT .

Keempat:
Jaga sholat dhuha. Karena kunci rezeki terletak pada sholat dhuha. Yakinlah, kekuatan sholat dhuha sangat dasyat dalam mendatangkan rezeki.

Kelima:
Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah dan malaikat selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari. Percayalah, sedekah yang diberikan akan dibalas oleh Allah berlipat-lipat ganda.

Keenam:
Selalu Jaga wudhu. Karena Allah SWT menyayangi hamba yang berwudhu. Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, “Orang yang selalu berwudhu, ia akan senantiasa merasa selalu dalam keadaan sholat walaupun ia belum sholat dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa yaitu *Ampuni dosanya dan sayangi dia ya Allah SWT*”

Ketujuh:
Amalkan istighfar setiap saat. Dengan istighfar masalah yang terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah. YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MEMBACANYA.

Semoga bermanfaat. Aamiin…

Mutiara Nasehat : Aib

Dari semua alasan kita menarik seseorang ke dalam hidup kita, janganlah salah satunya, untuk mengkhazanahi aib aibnya…

Karena tiap orang beriman tetaplah rembulan, yang kala putar dan kala edarnya terjadwal bumi sama serupa.

Maka ia memiliki disisa kelam, yang tak pernah ingin ditampakkanya pada siapapun…

Sehingga cukuplah bagi kita memandang sang rembulan, pada sisi cantik yang menghadap ke mayapada…

Tentu tanpa kehilangan semangat untuk selalu berbagi dan sesekali merasai gelapnya sesal dan hangatnya nasehat… sebagaimana sang rembulan yang kadang harus menggerhanai matahari.

“Buruh Bergerak Serentak di 20 Provinsi, Tuntut Upah Naik 650 Ribu dan Tax Amensty Dicabut”

KONFEDERASI SERIKAT PEKERJA INDONESIA (KSPI), 29 SEPTEMBER 2016

“Buruh Bergerak Serentak di 20 Provinsi, Tuntut Upah Naik 650 Ribu dan

Tax Amensty Dicabut”

Kamis (29/9), kaum buruh membuktikan janjinya untuk melakukan unjuk rasa besar-besaran. Aksi buruh dilakukan serentak di 20 provinsi, meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Jawa Barat, Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau (Batam), Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, dsb. Khusus di Jabodetabek, aksi akan dipusatkan di Jakarta. Massa aksi akan berkumpul di Patung Kuda Indosat dan ada sebagian di Balaikota DKI Jakarta. Pukul 11.00 wib, massa akan longmarch ke Mahkamah Konstitusi, kemudian bergerak ke Istana Negara dan selanjutnya ke Mahkamah Agung. Terakhir, sekitar pukul 15.30 wib, massa akan bergerak ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi.

Dalam aksi ini, buruh mengusung dua tuntuntan: Pertama: Cabut PP 78/2015 – Tolak Upah Murah – Naikkan Upah Minimum Tahun 2017 Sebesar 650 Ribu, dan Kedua: Tolak UU Tax Amnesty.

Isu upah dan Pajak, adalah 2 isu yang sangat strategis dan fundamental bagi perekonomian suatu bangsa. Upah yg  layak akan menjaga daya beli masyarakat, sedangkan pajak yg dikelola dengan baik merupakan syarat pembangunan dan program kesejahteraan bagi buruh dan rakyat bisa dijalankan.

Buruh menilai, PP Pengupahan No  78/2015 bertentangan dengan ketentuan yang diatur dalam UU No. 13 Tahun 2003, khususnya terkait dengan mekanisme penetapan upah minimum. Penetapan upah minimum dalam PP 78/2015 hanya didasarkan pada inflansi dan pertumbuhan ekonomi, sedangkan dalam UU No. 13 Tahun 2003, pentetapan upah minimum berbasia Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dilakukan  melalui mekanisme survey KHL dan pembahasan di Dewan Pengupahan.

Dikarenakan basic upah minimum di Indonesia masih rendah, jika kenaikan upah mengacu pada PP 78/2015, bisa dipastikan upah buruh di Indonesia akan tetap murah. Bahkan semakin tertinggal dari negara-negara sekitar.

Buruh menilai, kenaikan upah minimum tahun 2017 yang ideal adalah sebesar 650 ribu. Angka ini didasarkan pada survey pasar yang dilakukan ASPEK Indonesia dan KSPI dengan menggunakan 60 item. Dengan demikian, buruh tidak asal meminta kenaikan upah. Tetapi didasarkan pada data dan kebutuhan hidup.

Selain itu, permintaan buruh agar upah minimum dinaikkan 650 ribu karena upah buruh di Indonesia masih rendah dibawah Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Singapura, sebagaimana dikutip dari data ILO dalam buku trend ketenagakerjaan halaman 28. Bahkan, ADB atau Bank Pembangunan Asia  menyatakan 3 negara dengan upah murah/rendah di Asia adalah Bangladesh, India, dan Indonesia.

Terkait dengan UU Pengampunan Pajak (Tax Amnesty). Alasan mengapa buruh menolak tax amensty, karena tax amnesty bersifat diskriminatif. Bahkan ada yang mengatakan, tax amensty adalah bentuk hukuman bagi orang yang taat membayar pajak. Orang yang taat membayar pajak tidak ada keringanan (bahkan kalau didenda), tetapi di sisi lain, mereka yang tidak membayar pajak justru diampuni.

Lebih dari itu, buruh menilai, UU Tax Amnesty melanggar UUD 1945 pasal 23A, yang menyatakan pajak bersifat memaksa bukan pengampunan. Pasal 27 yang menyatakan setiap warga negara bersamaan kedudukannya didalam hukum, pasal 28F yang menyatakan setiap warga negara berhak mendapatkan informasi yang terbuka seluas luasnya, dan pasal 24 yang menyatakan tentang Hak Asasi Manusia.

Mengapa buruh concern pada isu pajak? Gerakan buruh memang harus concern pada reformasi perpajakan. Ini dilakukan agar kas negara menjadi “besar” dan bisa membiayai berbagai program pembangunan terutama program.kesejahteraan dan jaminan sosial. Mulai dari tunjangan ibu hamil dan melahirkan, tunjangan pendidikan anak atau sekolah gratis hingga perguruan tinggi, jaminan kesehatan, jaminan pengangguran, pelayanan transportasi, dan perumahan murah untuk rakyat, serta tunjangan guru.

Selain kedua tuntutan diatas yang bersifat tuntutan secara nasional, terkait pemilihan gubernur/bupati /walikota  buruh juga menyerukan agar tidak memilih para cagub/cabup yang selama ini tidak pro buruh dan pro rakyat kecil.

Dalam konteks DKI, buruh menyerukan kepada  masyarakat DKI Jakarta untuk  tidak pilih Ahok dalam Pilkada yang akan datang.

Menurut Presiden KSPI Said Iqbal, Ahok adalah Gubernur Bapak Upah Murah. Hal ini, karena, sebagai Ibukota negara, upah minimum DKI Jakarta lebih rendah dari Karawang dan Bekasi, sesuatu yang tidak logis.

Selain Bapak Upah Murah, Ahok juga dijuluki Gubernur Tukang Gusur, dan diduga melakukan korupsi terkait RS Sumber Waras, Reklamasi, dan lahan Cengkareng.

Atas aksi burih hari ini serentak secara nasional, buruh meminta maaf atas terganggunya kenyamanan perjalanan masyarakat. Semoga perjuangan yang kami lakukan adalah jalan untuk menuju Indonesia yang lebih baik.

Terima Kasih

SAID IQBAL

Presiden KSPI

Narahubung: Kahar S. Cahyono (0811 1098828)

Management Organisasi

Apa yang harus dipersiapkan dan dilakukan Serikat Pekerja ???

Sebaiknya Kita Cermati hal-hal dibawah ini:

SOP  #Tugas, Kewenangan dan Tanggungjawab dari masing-masing Pengurus SP

BASECAMP  #Pusat Administrasi SP #Pusat Kegiatan SP

Program Kerja  #Yang Telah Disetujui Bersama

Pendanaan  #Siklus Keuangan SP

Unity Is Strength

Bagaimana Administrasi Serikat Pekerja ???

  • Base Camp/Markas SP Idealnya Memiliki:

#Kantor Kesekretariatan Dengan Kelengkapan
 Kursi, Meja, termasuk Kursi Tamu
 Almari, Filling Kabinet – menyimpan Buku–Buku, Dokumen/File, Surat-Surat dan Alat-Alat

#Alat Tulis
 Mesin Ketik Manual/Elektrik, atau;
 Komputer, Printer, Jika Mungkin Di pasang akses untuk Internet

#Board/White Board, Papan Pengumuman

#Buku-buku
 Buku – Induk.
 Buku – Agenda.
 Buku – Buku Pustaka – Meliputi . . . .

#Staff atau Full Timer (jika memungkinkan, kenapa tidak?)

Macam macam Surat :

 Surat Undangan atau Panggilan
 Surat Dinas Organisasi/Maklumat
 Surat Tugas Organisasi
 Surat Keputusan
 Surat Mandat/Kuasa

#Surat Permohonan, meliputi:
 Dispensasi
 Perundingan (PKB, UPAH, PHI)
 Pengaduan/Perantaraan/Pengawas: Mediator, LKS, Dirjen/Menaker
 Gugatan/Banding, dst. – PHI

#Surat Tanggapan/Jawaban terhadap:
 Surat Managemen
 Surat Anjuran Mediator/Pengawas
 Surat Jawaban Gugatan, dst. -PHI

—–”—–

Tujuan Dan Target Serikat Pekerja

Zero Loose – mengurangi kelemahan, kehilangan bahkan dari kekalahan sekecil mungkin.
Achievement – tingkat keberhasilan yang dapat dicapai.
Membership – kemampuan mengembangkan loyalitas dan solidaritas anggota.
Activities – secara keseluruhan segala kegiatan untuk dan demi kepentingan anggota.
Network – membangun komunikasi secara horizontal dan vertikal dalam rangka kerjasama dan membangun jaringan solidaritas.

Untuk itu . . . . . . . .BERCERMINLAH SELALU PADA :

Strengths of The Union kekuatan yang dimiliki dan atau yang dibangun oleh SP.

Weaknesses of The Union kelemahan dari pada SP yang harus diminimalisir.

Opportunities of The Union peluang dan kesempatan bagi SP dalam peran & fungsinya.

Threats Facing of The Union ancaman dan kendala yang rentan harus dihadapi SP

Hubungan Kerja Di Perusahaan

Perjanjian Kerja, adalah perjanjian yang dibuat antara pekerja/buruh dengan Majikan atau pengusaha (perusahaan) yang minimal memuat antara lain syarat-syarat kerja, hak dan kewajiban para pihak.

Hubungan kerja adalah hubungan antara pekerja/ buruh dengan majikan atau pengusaha (perusahaan) berdasarkan Perjanjian Kerja, yang mempunyai unsur pekerjaan, perintah dan upah.

Jadi Definisinya:
Adalah suatu (sistem) hubungan yang terjadi/terbentuk antara para pelaku dalam proses produksi barang dan/atau jasa, terdiri dari unsur MAJIKAN/PENGUSAHA, PEKERJA/BURUH yang didasari dengan adanya Hubungan Kerja yang dituangkan dalam Perjanjian Kerja.

andainya saja aku tahu…???? Sumber konflik dalam Hubungan Industrial…

UPAH : Hampir di setiap industri hal ini menjadi topik yang tidak pernah habis. Dari era PMTK sampai dengan ketentuan Pasal 156 terutama pada setiap awal tahun kita selalu mendengar dan disuguhi berita dan tontonan pekerja menuntut perbaikan UPAH !!

PERINTAH : Istilah ini telah banyak menimbulkan multi penafsiran, bahkan cenderung melampaui Undang-Undang, sehingga rentan terhadap konflik, baik antara atasan dengan bawahan termasuk pengusaha/perusahaan dengan pekerja/SP.

PEKERJAAN : Istilah yang satu ini pada era sekarang menjadi barang yang sangat langka bagi angkatan kerja, namun merupakan komoditas bagi sang pemilik dengan segala trik-triknya termasuk istilah yang sedang ngetrend di SUB kan hingga istilah nya berubah menjadi OUTSOURCHING. Hal ini jelas ber-akibat pada posisi atau status seorang pekerja.

Jadi dari semua itu adalah… HAK Vs KEWAJIBAN

HAK : Hak adalah sesuatu yang sifatnya melekat dan sah dikukuhkan secara hukum. Namun situasi telah memporak-porandakan tatanan definisi, dimana yang namanya HAK dapat di diingkari dan dapat di kasasi. Luuuuar biasaaaa.
Banyak Hak Dasar/Asasi pekerja yang disalah tafsirkan, dan celakanya banyak para pekerja yang tidak menyadari jika HAK DASAR nya telah di intervensi, bahkan direnggut secara tidak sah oleh pihak lain.

KEWAJIBAN : Istilah yang satu ini pada kenyataannya merupakan konsumsi mutlak bagi pekerja yang secara perimbangan kurang memadai dan parameternya sering tidak konkrit. Sementara jika dibandingkan sanksi yang tidak pernah jelas dan tegas untuk Pelanggaran bagi pihak Pengusaha dalam hal ”sengaja” melalaikan kewajibannya atau bahkan menolak memenuhi.

Negosiasi

fb_img_1445753820325.jpg

Di-antara Beberapa Definisinya:

  • Adalah suatu proses dimana dua pihak atau lebih dengan didasari kesamaan pandangan (kepentingan) atau konflik kepentingan, masing-masing duduk bersama dengan keinginan untuk mencapai PERSETUJUAN.
    (Mike Newman)
  • Sebuah keinginan untuk berdiskusi, berkomunikasi, berinteraksi dengan orang lain dalam rangka menemukan dan mencapai suatu PERSETUJUAN.
  • Adalah sebuah seni yang sopan membujuk orang bahwa anda dapat membantu mereka mencapai tujuan mereka jika mereka dapat membantu anda mencapai tujuan anda.
  • Selain alasan konflik kepentingan, persamaan kepentingan juga merupakan alasan terjadinya Negosiasi atas dasar keinginan/motivasi untuk mencapai persetujuan.
  • Negosiasi atau perundingan akan terjadi jika masing-masing pihak memiliki daya tawar (bargaining power) yang cukup guna mendukung kepentingannya.
  • Salah satu cara yang paling efektif dalam bernegosiasi adalah memberikan “sesuatu” dengan segera pada orang lain.

Gambaran Umum Negosiasi :

  • Relatif tidak terstruktur dan tidak mengenal adanya ketua atau Pimpinan Sidang.
  • Tidak ada aturan/prosedur yang baku.
  • Tidak mengenal agenda yang baku/sama.
  • Masing-masing pihak membawa dan memperjuangkan sesuai dengan kepentingannya.
  • Berusaha mencapai persetujuan yang dapat diterima oleh masing-masing pihak.
  • Negosiasi sepenuhnya diatur oleh dan milik pihak-pihak yang terkait tanpa dicampuri pihak luar/ketiga
  • Hadirnya pihak ketiga atas dasar persetujuan para pihak dalam hal terjadi deadlock dan perlu penengah.
  • Negosiasi tidak selalu berakhir dengan persetujuan, mungkin saja setuju atas perbedaan pendapat (sepakat untuk tidak sepakat).

Tahapan Negosiasi

  1. Persiapan
    Mencakup penentuan sasaran/tujuan dan prioritas, mengumpulkan informasi serta memilih/menentukan strategi yang akan dipergunakan.
  2. Diskusi
    Menandakan awal dimulainya proses negosiasi.
  3. Perundingan
    Mencakup pengajuan proposal atau usulan, penawaran konsesi dan mengarah pada satu persetujuan.
  4. Penutup Negosiasi
    Akhir negosiasi ditutup dengan persetujuan. Disini para pihak secara aktif mencari posisi menang-menang (win-win solution) dan mencapai suatu persetujuan yang dapat diterima bersama.

Persiapan :

Bertujuan: untuk mengembangkan suatu kasus yang telah diselidiki dengan baik, menyiapkan dan mengikuti suatu Perencanaan serta Mengindentifikasi kendala dan maupun kosekuensi-konsekuensi kegagalan jikalau membuat persetujuan.

Mencakup :

  1. Menggali dan mengumpulkan informasi.
  2. Menetapkan sasaran.
  3. Menentukan skala prioritas.
  4. Menelusuri pihak lawan berkaitan tentang strategi, argumentasi, kebijakan pada setiap kasus.
  5. Mengembangkan suatu strategi negosiasi yang tepat.
  6. Mengetahui dengan tepat kekuatan serta batasan mandat yang diberikan kepada Anda (team).
  7. Mempertimbangkan secara cermat segala Konsekuensi yang dapat mengarah pada kegagalan.

Diskusi :

Adalah tahapan dimana masing-masing pihak menyajikan tuntutan secara umum, mengklarifikasi masalah demi masalah, menyepakati urutan masalah yang akan dibahas, menentukan bagaimana dan kapan waktu/terjadi jeda pada waktu negosiasi berlangsung serta menegaskan pandangan para pihak terhadap tiap masalah. Selama tahapan diskusi tidak dilakukan penawaran ataupun perundingan.

Mencakup

  • Komunikasi.
  • Pertanyaan.
  • Analisis Signal.
  • Penyajian argumentasi.

Perundingan :

Mencakup pengajuan proposal/tuntutan atau usulan, penawaran beberapa konsesi dan mengarah pada suatu persetujuan.

Penutup Perundingan :

Dalam tahapan ini Anda harus:

  1. Mengerti lagi jelas apa yang telah Anda SETUJUI.
  2. Mendefinisikan isi/ruang lingkup persetujuan.
  3. Menulis dengan benar apa yang telah Anda setujui
  4. Membuat Proteksi, jika salah satu pihak melanggar atau mengingkari isi persetujuan dengan segala konsekuensinya.
  5. Monitor dan tindak lanjuti hasil persetujuan atau negosiasi setelah sah ditandatangani untuk memastikan pelaksanaannya.

Hasil – Hasil Negosiasi :

  • Menang – Menang
    Kedua belah pihak mencapai hasil sebagian dari posisi tuntutan dan penawaran yang mereka bawa
  • Menang – Kalah
    Salah satu pihak mencapai seluruh atau sebagian dari rencana proposal/tuntutan yang diharapkan, sementara pihak lainnya mendapatkan hasil yang sangat kecil bahkan tidak mendapatkan apapun.
  • Kalah – Kalah
    Pihak-pihak yang berunding telah gagal mencapai persetujuan. Pertentangan kepentingan lebih dominan mewarnai situasi daripada persamaan, tidak ada atau sangat sedikit kompromi dan kemungkinan konflik atau pertentangan yang ada dapat berkembang hingga mencapai tahap aksi Mogok atau Tutup (lock out).

Gaya dan System Negosiasi :

Ada Gaya atau Tipe dalam Negosiasi, namun sebelum memutuskan pilihan harap Anda pertimbangkan beberapa hal berikut:

  1. Kepentingan Anda dengan pihak lawan untuk hubungan jangka panjang atau saat itu saja.
  2. Kekuatan, Kelemahan, Kesempatan dan Peluang pada posisi team Anda.
  3. Kekuatan dan kelebihan Lawan Anda.
  4. Mencermati, mengetahui beban dan kondisi psikologis Lawan Anda.
  5. Penting atau tidak untuk mencapai suatu PERSETUJUAN.
  6. Perubahan Gaya dalam ber Negosiasi antara Kooperatif atau Kompetitif banyak didominasi atau diwarnai hal-hal yang diatas disamping faktor – faktor lainnya.

Negosiasi Kooperatif :

  1. Menciptakan suasana saling percaya dan saling menghargai.
  2. Mempertegas sikap sejak awal bahwa yang diinginkan adalah hasil WIN-WIN
  3. Mengindentifikasi masalah sebelum Memasuki Identifikasi masalah
  4. Dimulai dari masalah-masalah yang mudah untuk disetujui
  5. Menghindari bahasa dan postur yang sifatnya Defensif
  6. Bersikap luwes dan fleksibel

Negosiasi Kompetitif :

Adalah hal yang kurang lazim digunakan dan jarang dapat diterima dan Gaya ini hanya mungkin terjadi jika Anda benar-benar memiliki posisi yang sangat solid !!.

Atau Gaya ini terpaksa Anda gunakan manakala Lawan tidak menginginkan Gaya Kooperatif, sebelum hal itu terjadi yakinkan kepada Lawan:

  • Tegaskan dari awal komitmen Anda terhadap posisi yang telah Anda tentukan dengan seksama.
  • Indikasikan secara gamblang Konsekuensi yang bakal timbul jika tidak tercapai persetujuan.
  • Siapkan Konsesi yang tidak penting bagi Anda dan lakukan dengan menghindarkan Lawan dari kehilangan muka.
  • Reaksi Anda pada saat menghadapi taktik Menang Kalah :
    Kontrol emosional dan jangan terpancing
  • Kuasai keadaan terutama anggota team Anda
  • Minta pihak Lawan Anda untuk menjelaskan alasan untuk menentukan posisi tertentu
  • Tekan dan dramatisir Konsekuensi bagi Lawan Anda jika gagal mencapai persetujuan
  • Ingatkan dan tingkatkan rasa saling menghargai, bujuklah untuk menyelesaikan masalah secara bersama

System Dalam Negosiasi / Perundingan :

1. Sistem Juru Bicara

  • Masing – masing pihak menunjuk seorang dari anggota team sebagai Juru bicara untuk mewakili mereka selama perundingan.
  • Anggota team selain Juru bicara dilarang berbicara atau menyampaikan pendapat, kecuali bila hal itu diatur dengan tata tertib perundingan dan disetujui oleh para pihak sebagai pedoman.

Sistem Juru bicara ada dua macam

  • Juru Bicara Tunggal.
  • Juru Bicara Majemuk atau bergantian.

2. Sistem Frontal

Seluruh anggota team negosiasi atau perunding dapat berbicara. Untuk menghindari pada situasi yang tidak baik biasanya anggota team yang akan berbicara melalui koordinasi Ketua team perunding masing – masing atau diatur dengan tata tertib perundingan yang telah disetujui para pihak sebagai pedoman.

Ketrampilan Dalam Bernegosiasi :

  • Mengenali benar inti permasalahan
  • Penyajian fakta dan argumentasi
  • Komunikasi
  • Strategi atau Taktik
  • Notulasi
  • Konsepsi
  • Fokus
  • Kerja keras
  • Jujur dan Tulus
  • Kesabaran
  • Menguji pengertian

Komunikasi

Komunikasi Yang Baik Adalah :

  • Mendengar dengan aktif
  • Bertanya
  • Membaca Bahasa Tubuh
  • Tanggap dan Peka
  • Bicara dan Menjawab dengan Tegas

Kemampuan Mendnegar :

Mendengar belum tentu berarti Menyimak. . . .
Mendengar dengan Telinga, menyimak dengan Otak
Tidak sambil berbicara. . . . .
Jika sedang Menyimak, berhentilah bicara
Menyimak itu Penting . . . . .
Berbagi rasa, jika anda Menyimak seseorang maka dia akan mendengarkan anda dan sebaliknya
Simaklah secara Aktif. . . . . .
Pastikan anda menerima dan mengerti Ide, Fakta dan Opini orang lain
Tatap dan Pandanglah mereka. . . . .
Perhatikan dan Tebak arti bahasa tubuh mereka
Dengarkan dengan Pikiran terbuka. . . . .
Tempatkan diri anda pada posisi mereka, dan coba memahami cara pandang mereka
Tunjukkan bahwa Anda Menyimak mereka. . . . .
Gunakan Bahasa Tubuh Anda
Gunakan waktu Anda. . . . .
Mengulang apa dikatakan dan Mengingat apa yang menjadi pesan
Jangan pernah berfikir, bahwa Anda telah mengetahui, padahal Anda belum mendengar apa yang akan atau bahkan belum diucapkan !!!

Ingat . . . !!! Remember. . . . !!! Don’t forget . . . . . !!!
Dengar dengan TELINGA apa yang . . . diucapkan
Dengar dengan MATA apa yang TIDAK . . . diucapkan
Dengar dengan PIKIRAN apa yang menjadi . . . . . . PESAN !!!

Type Pertanyaan dalam Negosiasi ;

Pertanyaan TERTUTUP
Model pertanyaan seperti ini hanya cukup jawaban sederhana: YA atau TIDAK = YES or NO !!!

Apakah Anda sedang bermasalah ?
Anda setuju dengan gagasan saya ?
Adakah sesuatu yang ingin Anda katakan ?

Pertanyaan TERBUKA
Membuat dan Mengkondisikan orang lain “HARUS” memaparkan “SESUATU” sebagai JAWABANNYA

Bagaimana kondisi pekerja yang layak menurut Anda saat ini ?
Mengapa Anda Menolak permintaan “normatif” pekerja ?
Berapa besaran kenaikan upah yang layak menurut Anda ?

Be Carefull!!!

Aku Pasti Bisa!!!

  1. Tampil Rapih dan Percaya Diri
  2. Sopan dan Bersahabat
  3. Tegas tapi santun dan luwes
  4. Tampilkan dan Tempatkan diri Anda sebagai seorang Pemimpin atau selaku Pihak
  5. Kompak+Solid (Unity + Equality)

Lakukanlah!!!

Katakan Tidak!!!!

  • Janganlah meng “KERDIL” kan diri Anda didepan Lawan Berunding/Manajemen
  • Janganlah sampai terjadi “PERDEBATAN” antara sesama anggota tim Anda didepan Lawan / Manajemen
  • Janganlah Anda bersepakat dengan “orang yang TIDAK MEMILIKI OTORITAS” mengambil keputusan
  • Janganlah Anda memberikan Konsensi atau Kompromi melampaui batas mandat
  • Janganlah Anda mudah terpancing EMOSI
  • Janganlah Anda ber Negosiasi seorang diri
  • Tunda, jika benar-benar Anda yakin&perlu. Waspadalah!!!!

Sukses Dalam Berkomunikasi :

Perhatikan tiga kunci utama:

Bahasa Tubuh 55% pesan disampaikan oleh / melalui tubuh kita

Kunci Cermin Orang tidak melakukan aksi, melainkan reaksi

Kunci 150 – 650 150 kata per men (Kemampuan berbicara) 650 kata per men (Kemampuan mendengar)

Proses Penerimaan Informasi :

  • Penglihatan 75%
  • Pendengaran 15%
  • Sentuhan Insting 10%

saya dengar dan saya lupa…I Hear and I Forget…

saya lihat dan saya ingat…I See I Remember…

saya lakukan dan saya mengerti… I Do I Understand…