Ahh Kau…

ZowLow 04/10/18 | Kau… Ya… Kau
.. Pimpinan serikat itu… bukankah minggu2 ini ada pembahasan UMK? tidakkah ada pergerakan diserikatmu? ataukah hanya akan diam seribu bahasa dan menerimanya tanpa perlawanan… ya tanpa perlawanan sama sekali dan menerima takdirmu seperti itu diam tanpa melawan? Ahh… Kau…

Kawan lihat itu didepan Disnakertrans Propinsi Jawa Tengah silih berganti mereka di #TendaKeprihatinan, sudah bersolidaritas belum? sudah datangi mereka belum? sudah ngopi gelas plastik bersamanya belum? Ahh… Aku…

Kawan kita tidak sendiri, ada disana bersama-sama bersolidaritas untuk perbaikkan upah di Jawa Tengah yang #Juara upah murah di Indonesia.

Ahh… Kau… ternyata sibuk sekali minggu2 ini kawanku, sibuk bukan karena perjuangan UMK tetapi sibuk jadi relawan pemenangan capres dan caleq. Yahhh… pantesan ditimeline beranda FBku tidak sku lihat update status serikat mu … tapi ya sudahlah… itukan #serikatmu #Ahh… Kau…

Iklan

Rapat Koordinasi Dewan Pengupahan Jawa Tengah Digeruduk Massa Aliansi Buruh Jawa Tengah

ZhoLow, 24/09/2018 | Puluhan buruh yang bergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Tengah menerobos masuk ruang rapat dalam forum Rapat Koordinasi Persiapan Penetapan UMK 2019 di Jawa Tengah di Hotel Grand HAP Hotel, Solo.

Sebelumnya massa buruh sempat bersitegang si depan pintu masuk. Kejadian tersebut tanpa diduga oleh panitia. Pada saat acara pembukaan baru saja dimulai, ketika Wika Bintang Kepala Disnakertrans Propinsi Jawa Tengan baru saja naik podium tiba-tiba Zainudin selaku koordinator massa yang sudah menyusup dari awal acara berdiri dan menggelar spanduk, disambung orasi tentang pengupahan di Jawa Tengah. Melihat hal tersebut massa perwakilan dari 10 Federasi Serikat Pekerja/Buruh langsung mendorong pintu dan menerobos masuk ruangan.

“Propinsi Jawa Tengah telah dimiskinkan secara massif dan terstruktur oleh pemerintah. Data kami menunjukkan bahwa UMP terendah adalah Jawa Tengah, Kota Semarang sebagai Ibu kota propinsi dan kota metropolitan upahnya juga terendah. Maka gubernur harus melakukan terobosan dalam penetapan UMK 2019”. Ujar Zainudin

Zainudin juga menyampaikan 4 tuntutan: Setarakan upah Jawa Tengah dengan propinsi lain, Tolak PP No. 78 tahun 2015 sebagai dasar penetapan UMK, Tetapkan upah 2019 sebagaimana hasil survey KHL + inflasi dan pertumbuhan ekonomi, Tetapkan formulasi UMSK dan Struktur Skala Upah.

“Anggota Dewan Pengupahan unsur Buruh kalau sampai menyepakati PP No. 78 tahun 2015 sebagai dasar penetapan UMK 2019 maka kalian adalah penghianat buruh”. Lanjut Zainudin dalam orasinya yang disahut teriakan Hidup Buruh dari masa aksi.

Di akhir aksinya Aliansi Gerakan Buruh Jawa Tengah menyampaikan Konsep Terobosan Penyetaraan Upah Untuk Kesejahteraan Buruh Jawa Tengah kepada Wika Bintang dengan disaksikan Dirjen PHIJSK Kemenaker RI Haiyani Rumondang. Dalam konsep tetsebut disertai data dan fakta pengupahan di Jawa Tengah. Dan edealnya kenaikan UMK tahun 2019 minimal 25%.

Sebagaimana diketahui bahwa pada pertemuan antara Aliansi Gerakan Buruh Jawa Tengah, Disnakertrans Propinsi Jawa Tengah dan Dirjen PHIJSK Kemenaker pada tanggal 20 September 2019 di kantor Kemenaker RI Jakarta sudah sepakat untuk bersama-sama memperbaiki pengupahan di Jawa Tengah.

Narahubung : Eko Supriyanto HP. 085742326112
-Wakil Ketua DPD FSP KEP KSPI Jawa Tengah
-Perda KSPI Jawa Tengah

“Berkunjung ke DPC FSP KSPI Kabupaten Gresik DPC FSP KEP KSPI Kabupaten Karanganyar ingin belajar Koperasi Dan Pergerakan Buruh di Gresik”

Karanganyar, 12/10/2017 dalam rangka penguatan organisasi dan peningkatan peran serta anggota dalam kemampuan berorganisasi dan peningkatan Kesejahteraan Anggota, DPC FSP KEP Kabupaten Karanganyar beserta para Pimpinan Unit Kerja akan mengadakan kunjungan kerja ke DPC FSP KEP Kabupaten Gresik. Demikian disampaikan Danang Sugiyatno, Ketua DPC FSP KEP KSPI Karanganyar dalam keterangan yang sampaikan beberapa saat yang lalu.

Lebih lanjut Widhi Haryanto, sekretaris DPC FSP KEP KSPI Karanganyar menambahkan yang paling utama disana akan belajar pengelolaan koperasi karyawan yang dikelola DPC FSP KEP KSPI Kabupaten Gresik. Seperti diketahui DPC Gresik telah mampu mengelola koperasi dengan sangat baik sehingga mampu memotong jalur distribusi dan pada akhirnya harga jual ke anggota jauh lebih murah dibandingkan manakala anggota belanja di toko modern bahkan warung tetangga, mengapa demikian karena distribusi berasal dari anggota dan dijual keanggota. Dengan potensi keanggotaan serikat pekerja terorganisir diharapkan mampu meningkatkan kesejateraan anggota.

Disampaikan lebih lanjut kegiatan akan dilaksanakan pada tanggal 14-15 Oktober 2017 dan akan diberangkatkan secara resmi oleh Bupati Karanganyar H. Drs Yuliatmono, MM di rumah Danang Sugiyatno (Ketua DPC FSP KEP KSPI) Sambi Rejo, (mBirjo) Jaten, Karanganyar.

Dalam kesempatan berbeda Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa Kesejahteraan buruh tidak hanya terpaku hanya pada masalah UMK saja, akan tetapi ada kesejateraan lain yang didapat buruh baik itu pendidikan gratis, kesehatan gratis, hal ini otomatis akan mengurangi belanja upah mereka dari UMK.

Eko Supriyanto, Pengurus Perwakilan Daerah Propinsi Jawa Tengah Konfedarasi Serikat Pekerja Indonesia / Perda KSPI yang ikut dalam kegiatan tersebut dan kesempatan yang sama menyampaikan ada satu hal lagi kawan kawan di Pimpinan Unit Kerja dan DPC FSP KEP KSPI Karanganyar akan belajar dan berharap dapat meniru pergerakan buruh di Kabupaten Gresik.

Pergerakan buruh di Kabupaten Gresik telah menginspirasi banyak hal di antaranya perihal koperasi, UMK yang jauh lebih baik daripada UMK di Karanganyar, Keterlibatan anggota dalam berserikat, check of system organisasi dan banyak hal yang akan bisa dipelajari disana pungkasnya.

Nara Hubung :
Eko Supriyanto HP.085742326112
Perda KSPI Jawa Tengah.

Saatnya Buruh Belajar Menulis

Kota Ciu, 17/10/2017 Dalam beberapa kali kesempatan sering kali saya menyampaikan seandainya Columbus tidak menuliskan tentang benua Amerika tidak seorangpun tahu siapa penemu benua Amerika dan tak seorangpun tahu seseorang bernama Columbus.

Ada lagi sebuah quote yang sangat menginspirasi : “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah, menulis adalah bekerja untuk keabadian” _ Pramudya Ananta Tour

Dari keduanya Columbus dan Pramudya Ananta Tour bisa kita ambil hikmah apa arti dari sebuah kepenulisan. Inilah contoh realitas bagaimana perjuangan kaum buruh yang selama ini terkukung dalam sebuah teriakan lantang dijalanan.

Bagaimana sebuah kekuatan luar biasa akan tetapi hanya disuarakan dijalanan, tidakkah ada cara lain agar suara kita terdengar? ini hanya sebuah metode bagaimana kita menyampaikan pesan-pesan yang kita kehendaki, bisa jadi kita teriak dijalanan dengan aksi demo menyampaikan pendapat, atau dengan dukung mendukung calon anggota parlemen.

Berbicara tentang media perjuangan dengan methode kepenulisan bisa jadi mengalahkan sebilah pedang dimedan juang, banyak karya tulis baik berupa puisi, prosa, kajian atau dalam bentuk sebuah literature modern dapat mengguncangkan sebuah peradaban.

Pesan yang akan saya sampaikan kepada kaum pergerakan buruh mulailah dengan perjuangan anda dengan menulis, bagaimana stakeholder mengerti tanpa anda tuliskan dan suarakan? Bagaimana anda bisa membuat sebuah tuntutan tanpa anda tuliskan? Kadang kala suara kurang pas untuk melengkapi sebuah data tanpa sebuah tulisan.

Media massa yang berpotensi sebagai pilar demokrasi pun tidak bisa kita harapkan bisa menjadi media corong perjuangan , mereka telah menjadi industri media yang telah dikuasai konglamerasi, coba lihat bagaimana media massa bisa mempelintir sebuah berita demi kepentingan sang tuannya.

Kaum buruh sudah semestinya mempunyai media perjuangan sendiri mulai dari media koran, media online, media radio, media televisi Dan sayangnya baru sebagian kecil saja dari kaum buruh mau dan meyempatkan diri untuk menuliskan atau memberitakan perjuangannya melalui medianya sendiri.

Mulailah menulis karena dengan menulis kita akan meninggalkan jejak, dan karena jejak-jejak kita akan meninggalkan sejarah dan sejarah perjuangan itu ada pada pundak-pundak kita saat ini.

Oleh : Eko Supriyanto – Wakil Ketua DPD FSP KEP KSPI Propinsi Jawa Tengah. HP. 085742326112

Apa Kabar Survey KHL (?)


Kota Ciu, 14/08/17 Medio bulan Agustus biasanya kita disibukkan dengan menghitung berapa KHL untuk menghitung berapa UMK tahun depan sambil menunggu berapa hasil survey bulan September.

Semenjak PP 78/2015 tentang pengupahan disyahkan sampai saat ini “berisik” tentang pengupahan sepertinya menjadi lebih tenang tidak ada pergerakkan sama sekali.

PP sialan itu telah membungkam gerakan buruh diberbagai daerah dengan dalih stabilitas dan lain sebagainya yang intinya kenaikkan upah dipangkas tidak melebihi inflasi & pertumbuhan ekonomi.

Apa kabar survey KHL (?) sekiranya kita menyadari sebenarnya kebutuhan hidup layak yang selalu digembor2kan apakah sudah mencukupi (?)

Secara real kenaikkan upah setiap tahunnya apa sudah bisa menutup atau sebanding dengan kenaikkan inflasi (?) Sejatinya upah yang kita terima turun, karena daya beli kita juga turun. Bukan masalah berapa besar kenaikkan upah kita akan tetapi bagaimana daya beli kita meningkat.

Kenaikkan TDL, Kenaikkan BBM, Kenaikkan pajak kendaraan, otomatis semua barang & jasa juga meningkat dan apakah semua itu diimbangi dengan kenaikkan upah sehingga daya beli kita meningkat (?)

ASUdahlah ternyata kita hanya berdiam diri disini menunggu pimpinan serikat berjuang, menunggu belas kasihan perusahaan atau jatuhnya “endok blorok” dari langit.

Bagaimana perjuangan serikatmu (?)

Salam DPS