“Berkunjung ke DPC FSP KSPI Kabupaten Gresik DPC FSP KEP KSPI Kabupaten Karanganyar ingin belajar Koperasi Dan Pergerakan Buruh di Gresik”

Karanganyar, 12/10/2017 dalam rangka penguatan organisasi dan peningkatan peran serta anggota dalam kemampuan berorganisasi dan peningkatan Kesejahteraan Anggota, DPC FSP KEP Kabupaten Karanganyar beserta para Pimpinan Unit Kerja akan mengadakan kunjungan kerja ke DPC FSP KEP Kabupaten Gresik. Demikian disampaikan Danang Sugiyatno, Ketua DPC FSP KEP KSPI Karanganyar dalam keterangan yang sampaikan beberapa saat yang lalu.

Lebih lanjut Widhi Haryanto, sekretaris DPC FSP KEP KSPI Karanganyar menambahkan yang paling utama disana akan belajar pengelolaan koperasi karyawan yang dikelola DPC FSP KEP KSPI Kabupaten Gresik. Seperti diketahui DPC Gresik telah mampu mengelola koperasi dengan sangat baik sehingga mampu memotong jalur distribusi dan pada akhirnya harga jual ke anggota jauh lebih murah dibandingkan manakala anggota belanja di toko modern bahkan warung tetangga, mengapa demikian karena distribusi berasal dari anggota dan dijual keanggota. Dengan potensi keanggotaan serikat pekerja terorganisir diharapkan mampu meningkatkan kesejateraan anggota.

Disampaikan lebih lanjut kegiatan akan dilaksanakan pada tanggal 14-15 Oktober 2017 dan akan diberangkatkan secara resmi oleh Bupati Karanganyar H. Drs Yuliatmono, MM di rumah Danang Sugiyatno (Ketua DPC FSP KEP KSPI) Sambi Rejo, (mBirjo) Jaten, Karanganyar.

Dalam kesempatan berbeda Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa Kesejahteraan buruh tidak hanya terpaku hanya pada masalah UMK saja, akan tetapi ada kesejateraan lain yang didapat buruh baik itu pendidikan gratis, kesehatan gratis, hal ini otomatis akan mengurangi belanja upah mereka dari UMK.

Eko Supriyanto, Pengurus Perwakilan Daerah Propinsi Jawa Tengah Konfedarasi Serikat Pekerja Indonesia / Perda KSPI yang ikut dalam kegiatan tersebut dan kesempatan yang sama menyampaikan ada satu hal lagi kawan kawan di Pimpinan Unit Kerja dan DPC FSP KEP KSPI Karanganyar akan belajar dan berharap dapat meniru pergerakan buruh di Kabupaten Gresik.

Pergerakan buruh di Kabupaten Gresik telah menginspirasi banyak hal di antaranya perihal koperasi, UMK yang jauh lebih baik daripada UMK di Karanganyar, Keterlibatan anggota dalam berserikat, check of system organisasi dan banyak hal yang akan bisa dipelajari disana pungkasnya.

Nara Hubung :
Eko Supriyanto HP.085742326112
Perda KSPI Jawa Tengah.

Iklan

Saatnya Buruh Belajar Menulis

Kota Ciu, 17/10/2017 Dalam beberapa kali kesempatan sering kali saya menyampaikan seandainya Columbus tidak menuliskan tentang benua Amerika tidak seorangpun tahu siapa penemu benua Amerika dan tak seorangpun tahu seseorang bernama Columbus.

Ada lagi sebuah quote yang sangat menginspirasi : “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah, menulis adalah bekerja untuk keabadian” _ Pramudya Ananta Tour

Dari keduanya Columbus dan Pramudya Ananta Tour bisa kita ambil hikmah apa arti dari sebuah kepenulisan. Inilah contoh realitas bagaimana perjuangan kaum buruh yang selama ini terkukung dalam sebuah teriakan lantang dijalanan.

Bagaimana sebuah kekuatan luar biasa akan tetapi hanya disuarakan dijalanan, tidakkah ada cara lain agar suara kita terdengar? ini hanya sebuah metode bagaimana kita menyampaikan pesan-pesan yang kita kehendaki, bisa jadi kita teriak dijalanan dengan aksi demo menyampaikan pendapat, atau dengan dukung mendukung calon anggota parlemen.

Berbicara tentang media perjuangan dengan methode kepenulisan bisa jadi mengalahkan sebilah pedang dimedan juang, banyak karya tulis baik berupa puisi, prosa, kajian atau dalam bentuk sebuah literature modern dapat mengguncangkan sebuah peradaban.

Pesan yang akan saya sampaikan kepada kaum pergerakan buruh mulailah dengan perjuangan anda dengan menulis, bagaimana stakeholder mengerti tanpa anda tuliskan dan suarakan? Bagaimana anda bisa membuat sebuah tuntutan tanpa anda tuliskan? Kadang kala suara kurang pas untuk melengkapi sebuah data tanpa sebuah tulisan.

Media massa yang berpotensi sebagai pilar demokrasi pun tidak bisa kita harapkan bisa menjadi media corong perjuangan , mereka telah menjadi industri media yang telah dikuasai konglamerasi, coba lihat bagaimana media massa bisa mempelintir sebuah berita demi kepentingan sang tuannya.

Kaum buruh sudah semestinya mempunyai media perjuangan sendiri mulai dari media koran, media online, media radio, media televisi Dan sayangnya baru sebagian kecil saja dari kaum buruh mau dan meyempatkan diri untuk menuliskan atau memberitakan perjuangannya melalui medianya sendiri.

Mulailah menulis karena dengan menulis kita akan meninggalkan jejak, dan karena jejak-jejak kita akan meninggalkan sejarah dan sejarah perjuangan itu ada pada pundak-pundak kita saat ini.

Oleh : Eko Supriyanto – Wakil Ketua DPD FSP KEP KSPI Propinsi Jawa Tengah. HP. 085742326112

Apa Kabar Survey KHL (?)


Kota Ciu, 14/08/17 Medio bulan Agustus biasanya kita disibukkan dengan menghitung berapa KHL untuk menghitung berapa UMK tahun depan sambil menunggu berapa hasil survey bulan September.

Semenjak PP 78/2015 tentang pengupahan disyahkan sampai saat ini “berisik” tentang pengupahan sepertinya menjadi lebih tenang tidak ada pergerakkan sama sekali.

PP sialan itu telah membungkam gerakan buruh diberbagai daerah dengan dalih stabilitas dan lain sebagainya yang intinya kenaikkan upah dipangkas tidak melebihi inflasi & pertumbuhan ekonomi.

Apa kabar survey KHL (?) sekiranya kita menyadari sebenarnya kebutuhan hidup layak yang selalu digembor2kan apakah sudah mencukupi (?)

Secara real kenaikkan upah setiap tahunnya apa sudah bisa menutup atau sebanding dengan kenaikkan inflasi (?) Sejatinya upah yang kita terima turun, karena daya beli kita juga turun. Bukan masalah berapa besar kenaikkan upah kita akan tetapi bagaimana daya beli kita meningkat.

Kenaikkan TDL, Kenaikkan BBM, Kenaikkan pajak kendaraan, otomatis semua barang & jasa juga meningkat dan apakah semua itu diimbangi dengan kenaikkan upah sehingga daya beli kita meningkat (?)

ASUdahlah ternyata kita hanya berdiam diri disini menunggu pimpinan serikat berjuang, menunggu belas kasihan perusahaan atau jatuhnya “endok blorok” dari langit.

Bagaimana perjuangan serikatmu (?)

Salam DPS