Jambore Nasional Komando Pasukan KEP


Mojokerto, 12/08/17  Dalam rangka meningkatkan mentalitas, kedisiplinan dan jiwa patriotis 

untuk mengoptimalisasi kemandirian organisasi Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas Bumi Dan Umum mengadakan jambore nasional Komando pasukan KEP / KOPASKEP.

Demikian disampaikan Sunandar, SH ketua umum DPP FSP KEP dalam sambutan pembukaan Jabore Nasional KOPASKEP.

Disampaikan juga oleh Sunandar,  SH, KOPASKEP Sebagai representasi gerakan buruh dari seluruh Indonesia peleburan Barisan Bela Buruh, Green Force, Laskar Independence, Laskar Pekerja dan meleburkan diri menjadi wadah KOPASKEP, wadah underbow organisasi harus mengawal semua kegiatan organisasi.

Sebagai momen lahirnya satu wadah organisasi maka pada kesempatan ini diadakan Jambore Nasional ke-1 di Batalyon Infanteri para raider 503 Mojokerto.

Dengan harapan dan impian kedepan semoga organisasi FSP KEP KSPI kedepan akan dapat mengawal dan membesarkan organisasi dengan semangat dan semboyan cerdas, militan, bertanggungjawab.

salam DPS.

Tolak PP 78, Buruh Karanganyar Datangi DPRD

Solopos.com, KARANGANYAR — Sekitar 50 pekerja yang tergabung dalam Forum Komunikasi Serikat Buruh Karanganyar (FKSBK) mendatangi Gedung DPRD setempat, Selasa (4/10) pagi.

Mereka menyuarakan penolakan terhadap mekanisme penentuan upah minimum kabupaten (UMK) yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 78/2015, dan Permenaker No. 21/2016. FKBSK terdiri dari SBSI 92, SPN, SP KEP KSPI, SP RTMM SPSI, KSPN, KSBSI, dan FKSBK.

Para buruh ditemui legislator Komisi D DPRD Karanganyar yang diketuai Endang Muryani. Ketua FKSBK, Eko Supriyanto, mengatakan buruh menolak mekanisme penentuan UMK 2017 yang mendasarkan pada UMK 2016, angka inflasi, dan pertumbuhan ekonomi.

Mekanisme itu mengurangi hak dan posisi tawar buruh karena tak ada pembahasan yang melibatkan buruh. Apalagi UMK Karanganyar 2016 tak sesuai kebutuhan hidup layak (KHL).

“UMK Karanganyar tahun ini Rp1.420.000. Padahal KHL berdasarkan hasil survei 2015 mencapai Rp1.441.470. Kami minta penentuan UMK 2017 mendasarkan KHL, bukan UMK tahun ini,” ujar Eko.

FKSBK mendukung pembentukan panitia kerja (panja) DPR dan judicial review terhadap PP tersebut. “Kami berharap upah sektoral, skala, dan struktur upah diterapkan di Karanganyar,” imbuh dia.

Penuturan senada disampaikan Hariyanto, Ketua KSPN Karanganyar. Dia menilai pemerintah dan pengusaha telah melakukan pelanggaran dengan menjalankan UMK tidak sesuai KHL.

Dia meminta pemerintah netral dalam proses penentuan UMK. “Kami juga berharap peran DPRD untuk mengawal proses ini dan memperjuangkan nasib para buruh,” kata dia.

Hariyanto juga memprotes penyamarataan UMK di kalangan pekerja. Menurut dia, mestinya ada pembedaan upah antara pekerja yang baru masuk dengan pekerja yang sudah lama mengabdi.

Kabid Hubungan Industrial dan Pengawasan Tenaga Kerja Dinsosnakertrans Karanganyar, Sri Wibowo, mengatakan tetap berpegang pada PP dan Permenaker dalam penentuan UMK 2017. Sampai saat ini belum ada tindak lanjut atas judicial review terhadap PP No. 78/2015.

“Jadi kami akan berpegangan kepada PP dan Permanaker-nya,” tutur dia.

Bowo, panggilan akrabnya, juga menolak pandangan para pekerja yang menyebutkan selisih angka antara KHL dengan UMK sebagai upah terutang perusahaan yang harus dibayarkan.

Ketua Komisi D DPRD Karanganyar, Endang Muryani, menyatakan komitmennya memperjuangkan kepentingan buruh selama tidak bertentangan dengan regulasi.

sumber : Solopos

“sebuah kesadaran kelas pekerja”

img_20160928_1720511

Kota Ciu 30/09/16 Saya berada jauh dari keramaian ibukota negara dan tentunya hiruk pikuk aksi buruh 29/09/16 kemarin namun walaupun jauh saya merasakan ruhnya, saya merasakan auranya, saya merasakan gemanya ahh andai saja ada keterlibatan saya di sana.

Potongan2 picture dalam status kawan2 saya sekelebat mengiang didepan pandangan saya sekelompok anak muda kelas menengah kelas kemapanan, belum kaya benar kalau tidak saya katakan miskin. dari mulut mereka keluar teriakkan perlawanan.

Hari itu saya merasakan benar begitu besar semangat perlawanannya hari demi hari demi sebuah perubahan. kawan2 saya berlawan dengan naik ninja, terus kamu mau bilang apa? kawan2 saya berangkat aksi dengan bus full ac trus kamu mau bilang apa? kawan2 saya berangkat aksi dengan naik mobil terus kamu mau bilang apa? kawan2 saya berangkat aksi dengan rangsum makan kelas restoran trus kamu mau bilang apa?

ini tentang perlawanan , ini tentang rasa keadilan, ini tentang kaum kelas menengah mulai ada perlawanan, sebuah kelas anti kemapanan, sebuah kesadaran kelas pekerja.