Khalifah Umar Ra dan Burung Pipit

Khalifah Umar suatu saat berjalan di kota Madinah. Dilihatnya Seorang Anak kecil sedang Mempermainkan Seekor Burung Pipit. Khalifah Umar Muncul ibanya melihat si burung itu, lalu Membelinya & Melepaskannya Ke Angkasa. 

Ketika Khalifah Umar Wafat, Salah seorang Ulama Terkenal Bertemu Beliau dalam Mimpinya.

“Apa Kabar wahai Amirul Mukminin ?” tanya sang ulama.

“Apa yang telah Dilakukan ALLAH atas Dirimu..?”

“ALLAH telah Mengampuni ku & Melewatkan Segala Dosaku”.

“Apa Sebabnya..?

Apa Karena Kedermawanan Mu.. ?Keadilanmu…?

Atau karena Zuhud Mu yang Membuat Mu Acuh tak Acuh terhadap Dunia..?”

Khalifah Umar Menggeleng. Katanya kemudian, “Ketika Kalian Menguburkanku dan Menutupiku dg Tanah Serta Meninggalkanku Sendiri, datang 2 Malaikat yg Menakutkanku. Akalku hilang, Gemetar Sendi2 Tulangku, 2 Malaikat itu Mengambilku dan Mendudukkanku, Hendak Menanyaiku. Tapi tiba-tiba Muncul Suara tanpa Sosok yg Menghardik keduanya.

“Tinggalkan hamba-Ku ini, Jangan kalian takut-takuti. Aku menyayanginya dan segala Dosanya telah Kuampuni, karena Dia telah menyayangi seekor burung Pipit di Dunia. Pahalanya, Kusayangi dia di akhiratnya.”

Subhanallah… Menyayangi Hewan saja Pahalanya seperti itu, apalagi menyayangi Manusia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s